And the dirt still stains me
So wash me until I'm clean
selamat hari raya iedul fitri 14134 H mohon maaf lahir & batin
potongan lirik lagu Until it Sleeps paling sering saya pakai untuk prolog di ucapan Lebaran saya selama ini. jujur saja meski banyak fans Metallica membenci album Load (dan sekaligus Re-Load) namun nyatanya justru 2 album itu yg masih sering ingin saya putar lagu-lagunya dibanding St. Anger atau Death Magnetic yg dipuji krn kembali ke akar musik Metallica.
musik Metallica adalah pintu masuk aliran musik ekstrim kala itu (artinya tahun 1988) bagi saya. Maklum sebelumnya pilihan musik saya adalah lagu-lagu Queen. grup Hard Rock (atau saat ini mungkin dinamakan Hair Metal) sedang merajalela saat itu lewat Motley Crue, Quiet Riot, Van Halen, Poison dan Bon Jovi (saat itu lagu Never Say Goodbye sangat menyebalkan krn diputer di radio terus). Bagi saya lagu2 mereka sudah cukup keras walau tetap merdu untuk telinga saya :)
Bersyukurlah waktu itu kaset2 bajakan resmi harganya terjangkau dan bisa dicoba dulu tanpa perlu beli. Diantara kaset yang di pajang di etalase saya melihat kaset Metallica, saat itu yang paling sering terlihat cuma Kill 'em All dan Master of Puppets. melihat covernya yang "serem" tentu saja saya tak pernah ingin mencoba mendengarkan walau gratis. saya masih memilih mendengarkan Hellowen atau Manowar :D
oh ya, saya baru benar-benar mendengarkan lagu Metallica pas teman sekelas saya di SMA membawa Master of Puppets ke sekolah. lagu pertama di kaset tadi, Battery, sukses membuat saya terlempar kembali ke masa SD di kala teman2 masa kecil saya menggebrak-gebrak meja untuk mengiringi lagu dangdut yang mereka nyanyikan.
Singkat kata paginya saya langsung mengembalikan kaset tadi ke teman saya tanpa ingin melanjutkan mendengarkan lagu-lagu lainnya.
lucunya setelah itu saya malah jadi mudah mendengarkan lagu-lagu yang lebih keras, Slayer contohnya. saya dapat kaset seken Reign in Blood (Team Record) dan merasa lagu Metallica masih kalah keras (walau cara nyanyi James masih lebih bagus). happy endingnya Metallica kemudian meluncurkan ... and Justice for All . Kenapa? karena itu pertama kali saya mengalami sendiri peluncuran album yang benar-benar saya ingin dengarkan. Yah, memang saya saat itu masih minjam kaset punya teman, tapi itu menandai era baru musik aliran thrash metal dalam hidup saya. sampai sekarang :)
Life out here is raw
But we will never stop
We will never quit
cause we're Metallica
13 Agustus 2013
So wash me until I'm clean
selamat hari raya iedul fitri 14134 H mohon maaf lahir & batin
potongan lirik lagu Until it Sleeps paling sering saya pakai untuk prolog di ucapan Lebaran saya selama ini. jujur saja meski banyak fans Metallica membenci album Load (dan sekaligus Re-Load) namun nyatanya justru 2 album itu yg masih sering ingin saya putar lagu-lagunya dibanding St. Anger atau Death Magnetic yg dipuji krn kembali ke akar musik Metallica.
musik Metallica adalah pintu masuk aliran musik ekstrim kala itu (artinya tahun 1988) bagi saya. Maklum sebelumnya pilihan musik saya adalah lagu-lagu Queen. grup Hard Rock (atau saat ini mungkin dinamakan Hair Metal) sedang merajalela saat itu lewat Motley Crue, Quiet Riot, Van Halen, Poison dan Bon Jovi (saat itu lagu Never Say Goodbye sangat menyebalkan krn diputer di radio terus). Bagi saya lagu2 mereka sudah cukup keras walau tetap merdu untuk telinga saya :)
Bersyukurlah waktu itu kaset2 bajakan resmi harganya terjangkau dan bisa dicoba dulu tanpa perlu beli. Diantara kaset yang di pajang di etalase saya melihat kaset Metallica, saat itu yang paling sering terlihat cuma Kill 'em All dan Master of Puppets. melihat covernya yang "serem" tentu saja saya tak pernah ingin mencoba mendengarkan walau gratis. saya masih memilih mendengarkan Hellowen atau Manowar :D
oh ya, saya baru benar-benar mendengarkan lagu Metallica pas teman sekelas saya di SMA membawa Master of Puppets ke sekolah. lagu pertama di kaset tadi, Battery, sukses membuat saya terlempar kembali ke masa SD di kala teman2 masa kecil saya menggebrak-gebrak meja untuk mengiringi lagu dangdut yang mereka nyanyikan.
Singkat kata paginya saya langsung mengembalikan kaset tadi ke teman saya tanpa ingin melanjutkan mendengarkan lagu-lagu lainnya.
lucunya setelah itu saya malah jadi mudah mendengarkan lagu-lagu yang lebih keras, Slayer contohnya. saya dapat kaset seken Reign in Blood (Team Record) dan merasa lagu Metallica masih kalah keras (walau cara nyanyi James masih lebih bagus). happy endingnya Metallica kemudian meluncurkan ... and Justice for All . Kenapa? karena itu pertama kali saya mengalami sendiri peluncuran album yang benar-benar saya ingin dengarkan. Yah, memang saya saat itu masih minjam kaset punya teman, tapi itu menandai era baru musik aliran thrash metal dalam hidup saya. sampai sekarang :)
Life out here is raw
But we will never stop
We will never quit
cause we're Metallica
13 Agustus 2013
Tidak ada komentar:
Posting Komentar