Senin, 18 Agustus 2014

still reign

Slayer sering membuat kecewa dgn lagu-lagunya yang pendek. 30 menit tak sampai :D untungnya memang bagus dan jadi album esensial Slayer. ini adalah kaset Team record ke-2 yg saya miliki. saya pernah punya dan menukarnya dgn kaset lain saat tak punya uang utk beli kaset seken.

say goodbye don't follow

ini adalah kaset Alice in Chain yang paling saya suka, grunge yang melodius

ode to my family


a Room with a View



memories remain

terus terang saya baru dengar lagu Hotel California-nya Eagles dari kaset seken ini. beberapa bulan kemudian Eagles mengeluarkan kaset unplugged-nya yang diaransemen ulang.

under the sign of Bathory

salah satu album esensial Bathory, one man band dari Swedia. beruntung saya karena dapat harga obralan di toko KotaMas, bareng Samael-Worship Him

samael

kaset ini saya dapat di obral toko KotaMas di akhir era thrash & grindcore dengan harga separo aslinya
. istilah black metal setahu saya blm terdengar saat itu. Samael belakangan malah berubah jadi lebih electronic walau musiknya tetap liar & kelam.

enter handman

inilah poster promo konser Metallica pertama kali di Indonesia

Shrapnell Years

tiada kata selain salut utk Mike Varney. Dia adalah pendiri perekam independen Shrapnell Record di Amerika. Memang tak semua gitaris yang kita kenal sekarang berasal dari perjumpaan dengn Mike. Yang saya tahu Tony Macalpine, Richie Kotzen, Billy Sheehan, Marty Friedman, Michael Romeo atau Jason Becker maupun grup Racer X maupun Cacophony berawal dari sana. Bahkan Marc Ferrari pengarang Rockstar 101 dan ex gitaris Keel juga mendapat manfaat dari perkenalannya dengan Mike di awal karirnya.

the beginner

Ini adalah kaset pertama yang kami beli. Sebelumnya kami, saya & kakak, tak pernah berpikir beli lagu Barat. lagu2 Barat yang kami dengar dari kaset adalah lagu2 lama orang tua kami semasa tinggal di Korea Selatan dulu.
Kebetulan kaka saya sekolah di SMP 8 sehingga bergaul dengan teman2 baru yang terbiasa mendengar lagu-lagu Barat. awalnya dia pinjam aja lalu akhirnya, setelah tahu harga kaset masih terjangkau uang saku kami berdua, memberanikan diri untuk beli. Entah apa kok dia beli kaset kompilasi ini padahal kaset2 Top 40 atau grup yang pernah dia pinjam juga bagus-bagus. kami memberi tanda urutan kaset yang dibeli dgn huruf gosok baik di cover depan maupun sisi sampingnya (di sini nomor 01).
saya mengenal lagu solo Freddie Mercury juga dari kaset ini. Sepertinya kakak saya justru tertarik lagu hits Duran-Duran saat itu: a View to a Kill

City of Gold

tiap saya lewat selatan perlintasan stasiun tugu-jl. malioboro saya selalu teringat toko kaset KotaMas yg ada di dekat pojokan tikungan. sayang sekali salah satu ikon perkasetan Yogya, selain Podomoro & Popeye harus gulung tikar

Minggu, 17 Agustus 2014

Remember My Name

terus terang saya beli kaset House of Lords - Sahara karena tertarik covernya. saya ingat beli di malam takbiran sekitar 1991 di lapak pak Priyo, Bringharjo .
ini adalah grup baru dari solo project Greg Giuffria, album ini adalah album ke -2 setelah sebelumnya album I keluar tanpa judul. Diproduseri oleh Gene Simmons (ya, anggota KISS itu) banyak kritisi yang menyebut campur tangan Gene semata-mata utk mengeruk duit lewat nama Giuffria yang sdh dikenal publik entah dari grup Angel atau Giuffria. Ternyata hasilnya tak terlalu bagus, apalagi menyamai album debut mereka. saya cuma tertarik lagu slow mereka: Remember My Name & cover lagu Steve Winwood Can't Find My Way Home.

anngota asli mereka adalah:

House of Lords masih aktif sampai sekarang dengan menyisakan sang vokalis, James Christian, sebagai satu-satunya anggota orisinil.

Magnum Opus

era Magnum terbaik bagi saya adalah dari awal mereka muncul hingga 1985.
Sipa itu Magnum? mereka adalah grup prog rock UK yang dianggap cenderung ke AOR. Setidaknya itu yg saya dengar dari rekan penggemar prog rock :)
Bob Catley adalah vokalis mereka dan walau pun tak hebat banget tapi punya kekhasan tersendiri dalam menyanyi.
Magnum masih jalan sampai sekarang ini, album anthology layak disimak utk yg tak ingin ngumpulkan album2 awal mereka

It's not Enough

Sammy Hagar adalah vokalis pengganti Van Halen paling lama. Dimulai dari album 5150 saat mulai mengganti David Lee Roth di tahun 1986 dan berakhir sekitar tahun 1996. bagi saya era Sammy adalah era lagu-lagu dengan lirik lagu yang lebih manusiawi dibanding era petualangan semasa Lee Roth. Album Ballance adalah album terakhir Sammy bersama Van Halen. Saya ingat vidclip Don't Tell Me diputar pertama kali di TV saat itu, juga Can't Stop Loving You dan Not Enough.

lagunya adalah seperti di bawah ini
  • 1 The Seventh Seal 5:18
  • 2 Can't Stop Lovin' You 4:07
  • 3 Don't Tell Me (What Love Can Do) 5:56
  • 4 Amsterdam 4:45
  • 5 Big Fat Money 3:57
  • 6 Strung Out 1:28
  • 7 Not Enough 5:12
  • 8 Aftershock 5:28
  • 9 Doin' Time 1:41
  • 10 Baluchitherium 4:04
  • 11 Take Me Back (Deja Vu) 4:42
  • 12 Feelin' 6:37



Tesla Acoustical Jam

Five Men Acoustical Jam  adalah album live yang muncul di tahun 1990 ini merupakan album live Tesla yang pertama .Banyak yg bilang kalau ini adalah live acoustic klasik, maklum banyak nomor hit awal mereka di sini, terutama lagu Love Song dari album The Great Radio Controversy
susunan lagunya seperti ini
  • 1 Comin' Atcha Live / Truckin' 7:20
  • 2 Heaven's Trail (No Way Out) 4:41
  • 3 The Way It Is 6:35
  • 4 We Can Work It Out 2:09
  • 5 Signs 3:15
  • 6 Gettin' Better 3:30
  • 7 Before My Eyes 6:06
  • 8 Paradise 5:49
  • 9 Lodi 2:51
  • 10 Mother's Little Helper 3:47
  • 11 Modern Day Cowboy 6:09
  • 12 Love Song 9:54
  • 13 Tommy's Down Home 2:04
  • 14 Down Fo' Boogie 3:21 
     
    We Can Work It Out adalah lagu the Beatles dan saya mmg baru dengar saat beli kaset ini, begitu juga cover lagu Rolling Stones Mother's Little Helper. 
    Sebagai pembanding album Nirvana: MTV Unplugged in New York baru dirilis 1994, 4 tahun sesudah album Tesla ini keluar

A Little Time

saya beli kaset ini beberapa saat setelah rilis di Indonesia. walau tidak banyak lagunya, beda dgn High Live, tapi lumayan mengobati kerinduan thd Helloween. Sebelumnya di Indonesia hanya ada kaset terbitan lama Walls of Jericho & Keeper of the Seven Keys Pt.1 itupun tak banyak yang punya.
lagu2 baru yg saya saat itu blm pernah dengar adalah Dr. Stein, Rise and Fall serta We Got the Right karena berasal dari album Keeper of the Seven Keys Pt.2 yang belum dirilis di Indonesia saat itu. lagu How many Tears yang aslinya dinyanyikan Kai Hansen kali ini dinyanyikan oleh Michael Kiske sebagai vokalis utama. Di EP ini utk terakhir kalinya Kai Hansen terlibat bersama Helloween karena beberapa waktu kemudian dia keluar lalu membentuk Gamma Ray.

Skid Row -B-Side Ourselves

album ini adalah EP Skid Row di tahun 1992 setelah album Slave to the Grind. Karena cuma EP maka isi di tiap sisi kaset sama, masih untung lagu-lagunya blm pernah dirilis. Mungkin lagu yg masih asing bagi saya saat itu adalah Psycho Therapy dari Ramones serta Little Wings dari Hendrix. Beberapa tahun kemudian the Corrs membawakan lagu Little Wings juga di album Unplugged mereka dan jadi lebih dikenal orang dibanding versi Skid Row ini.