Minggu, 29 September 2013

And Then There Were None

     Pertengahan September saya diberitahu rekan saya, mas dede,  untuk menulis tentang hari kaset sedunia yang katanya jatuh di awal September. Saya sebenarnya tak tahu sama sekali kl ada hari aneh itu :) namun saat saya cari internet mmg ada Cassete Store Day yg jatuh pada tanggal 7 September.
     Saya tak tahu apa itu arti sesungguhnya Hari Jualan Kaset atau Hari Peringatan Ke-eksisan Kaset namun saya menghargai ada pihak yang masih memberikan minat pada kaset. Maklum, koleksi terbesar saya dalam hal audio adalah berbentuk kaset (cd kopian & mp3 tak saya perhitungkan) dan sudah saya miliki sejak sekitar tahun 1984.
     Mungkin tak cuma di Indonesia saja, kaset pita sdh lama tidak menjadi barang buruan para anak muda. Maklum pita kaset mudah rusak baik karena kusut atau kena magnet. belum lagi tape player yg ternyata juga sdh banyak yang tak punya. Awalnya orang tertarik pada CD sbg pengganti kaset, namun pada akhirnya format MP3 benar-benar mengubur minat orang untuk memiliki CD atau kaset. Saat saya kemarin ke Summarecon Mal Serpong pun tak satupun gerai CD yang saya temukan, apalagi kaset.

29 September 2013

Selasa, 03 September 2013

Soul of We

     Untuk ke-2 kalinya saya masuk institusi militer (dulu saat ikut prajab) dalam rangka kegiatan yang diadakan kantor wilayah saya. kali ini pak pimpinan menunjuk AKMIL Magelang untuk bisa menanamkan jiwa corsa yang merupakan trade mark anggota militer pada kami. Kami diwajibkan memotong rambut ukuran 321 (dahulu malah 210) dan diinapkan 1 hari di sana. 
        Sayangnya keinginan pak pimpinan kami bakal kandas, setidaknya tak mencapai sasaran :)
     Selama di sana kebanyakan dari kami memperlihatkan sikap intoleran pada sesama peserta. Kebanyakan kami masih membawa kebiasaan sebagai "masyarakat sipil yang bebas & demokratis". Banyak peserta yang masih  membiarkan rekan-rekan lain untuk bertoleransi kepada "keterbatasan"  diri mereka untuk tidak mematuhi aturan yang sudah disepakati bersama. 
     Banyak orang yang hanya mengartikan slogan jiwa corsa secara sempit. Bila dia dapat kesulitan hukum lalu minta tolong rekan se-institusi melepaskannya adalah jiwa corsa.  kehabisan duit lalu minta tolong rekannya menanggung adalah jiwa corsa :)
      Banyak yang tidak menyadari bahwa tidak bekerja sementara rekan-rekannya bekerja keras adalah mencederai jiwa corsa institusinya. bagi saya rasa empati  adalah jiwa corsa untuk kita masyarakat sipil.
3 September 2013

Live After Napalm Death

     sekitar awal 90-an grup musik yg dianggap keras (yg dirilis di Indonesia) adalah Sepultura namun tiba2 dgn munculnya Napalm Death( album yg dirilis pertama di sini adalah Harmony Corruption) musik Sepultura jadi tampak melodius. Musik ND benar-benar brutal, bising, dan tanpa harmoni.

     ND juga merupakan almamater dari beberapa musisi yg kemudian memisahkan diri dan juga berhasil, diantaranya Lee Dorian (Cathedral), Justin Broadrick (Godflesh) dan Bill Steer (Carcass).
      ND pernah main di jakarta tahun 2005 dalam rangka tour The Code Is Red...Long Live the Code.

    Walau kasetnya (apalagi cd) sdh tak beredar di sini namun ND sampai sekarang tetap bertahan mengusung musik sesuai idealisme mereka. kl dulu Anda tak bisa menikmati musik ND maka jangan terlalu berharap sekarang bisa, walau usia para musisinya sdh menua tapi tetap grindcore.

3 Mei 2010

Land of Miracle

Brazil bukan cuma negara bola , dibidang musik metal Brazil mulai dikenal sebagai sarang Heavy Metal yang bakal berkelas dunia. didukung dgn banyaknya grup heavy metal kelas dunia yg selalu menyempatkan diri konser di sana dan mungkin karena skill bermusik mereka cukup tinggi maka grup metal Brazil mulai diperhatikan. walau demikian orang awam mungkin cuma mengenal Sepultura atau Soulfly aja.
     Angra adalah salah satu power metal kelas satu Brazil, mereka memasukkan beberapa elemen musik tradisional Brazil walau tak kental. Vokalis awalnya, Andre Matos, sekarang bersolo karir setelah sebelumnya mendirikan Shaman bersama 2 teman ex Angra. Angra sendiri tidak kemudian tenggelam namun setelah mendapat pengganti vokalis, drumer, & bass mereka jalan terus sampai sekarang. sang vokalis baru Edu Falaschi, yg sempat ikut audisi vokalis Iron Maiden pengganti Bruce Dickinson, bahkan mempunyai side project yang diberi nama Almah. Kiko Loureiro sang gitaris membuat side project instrumen gitar 2 edisi. Sementara itu Raphael Bitencourt rekan Angra lainnya juga membuat side project yg sayangnya hasilnya tak masuk Indonesia.
     Brazil sendiri sdh mempunyai festival musik yg selalu diikuti banyak musisi rock/metal dunia yaitu Rock in Rio. grup Edguy (Power Metal dari Jerman) bahkan membuat satu lagu ttg Brazil berjudul Land of Miracle.

   

Minggu, 01 September 2013

Machine of the Damned

     saya mengenal Damn the Machine dari iklan di majalah Guitar World tahun 2003. Pendirinya adalah Chris Poland, ex gitaris masa awal Megadeth. Sebelumnya saya juga sdh mendengar proyek solonya, Return to the Metallopolis yang menurut saya cukup hebat juga. menurut beberapa komentator/kritikus album ini dianggap sebagai lost classics karena kualitasnya yg bagus namun kurang beruntung untuk dikenal orang secara luas. 
     isinya bukan sekedar thrash metal namun juga ada pendekatan progressif walau tak seperti Dream Theater. kalau saya nilai plus lainnya adalah lirik lagu karya vokalis Dave Clemmonds yg berisi kritik sosial. sebagai penggemar artwork cd maka cover album ini saya anggap patut diacungi jempol juga krn ide kreatifnya. saya jadi ingat tempat mematikan rokok di depan mall atau hotel, cuma yg ini mengganti mangkuk pasir dgn padang pasir beneran. 
     saya juga pernah memakai foto di bagian dalamnya, jebakan tikus dengan umpan uang dollar, yg saya besarkan memakai foto kopi laser (makanya ada bekas lipatan di sampul dalamnya dari pegawai foto copy di Bumijo yg tak tahu menghargai karya seni) sebagai poster kamar saya.

4 April 2010

To Big With You

     saya ingat waktu pertama kali membaca resensi album pertama Mr Big di majalah kakak saya (mungkin majalah MODE) disebutkan bila empat sekawan itu serius mengembangkan grupnya maka akan menjadi besar di kemudian hari. Untungnya Mr Big bukan cuma proyek sesaat Billy Sheehan dkk (di majalah tadi disebut pimpinan Mr Big adalah si Billy) namun berlanjut sampai keluar banyak album dan memang benar mereka terkenal terutama di negara Asia.
     Mr. Big sempat 2 kali ke Indonesia saat masih jaya dan saat reuni mereka sekali datang. Billy Sheehan, Paul Gilbert dan Eric Martin masih aktif bersolo karir sampai saat ini.
kaset mr. Big pertama yg saya beli adalah Lean into it gara-gara melihat sampulnya yg unik, kereta api jatuh dari lantai 2 stasiun KA. saat saya beli banyak yg belum tahu lagu to be with you
 

Joyride

Safe in the light that surrounds me,
Free of the fear and the pain,
My subconscious mind starts spinning though time
To rejoin the past once again.

Nothing seems real, I'm starting to feel
Lost in the haze of a dream.
And as I draw near, the scene becomes clear,
Like watching my life on a screen.

Hello, Victoria.
So glad to see you, my friend.
(Dream Theater-Regression)

kepindahan saya ke Blora membuat sementara saya harus menyopiri sendiri mobil saya selama 2. 20' dari rumah ke Blora atau sebaliknya. Maklum tak ada yg melewati rute Blora-Cepu-Padangan-Ngawi- Magetan, kebanyakan ke arah Pati dan Semarang.
Akhirnya yg menemani saya adalah kaset2 saya yg selama ini sangat jarang saya putar. Sehabis Amy Winehouse meninggal beberapa hari lalu saya sempat mencoba mendengarkan kaset Back in Black (yg ada stikernya meraih beberapa Grammy) namun tak berhasil. saya lebih suka irama yang mengalir, tak putus-putus. makanya Rage Against the Machine termasuk yang tak saya coba setel di mobil.
Pilihan sampai saat ini ada 3 kaset yang berkesan selama saya bawa:

1. Genesis - Duke
ini kaset resmi dapat dari obralan. teman saya di Sidoarjo dulu, pak Henry, bilang tak suka era Duke krn progressivenya hilang. Mungkin karena saya baru pertama nyetel saat punya lagu ini jadi saya anggap cukup enak didengar sambil nyetir karena lagunya masih cukup panjang dan melodik. Turn it On termasuk lagu  yang saya sukai, sambil nyetir pura2 menirukan Tony Banks yg sedang mencet tuts keyboard.

2. Dream Theater - Metropolis Pt. 2: Scenes from a Memory
ini kaset dapat di pasar tanpa ada covernya, makanya saya tidak sayang membawa ke mobil krn tinggal dimasukkan laci.  Ini album era Jordan Rudes, kibordis yg sangat diharapkan dari awal menggantikan Kevin Moore, main dgn DT. duu sya cuma sempat mendengarkan lagu kalem Spirit Carries on, namun sekarang saya jadi bisa menikmati satu album penuh.

3. Europe- the greatest Hits
kaset grup semi prog rock ini juga saya dapat tanpa cover, makanya krn sering di luar kotak jadi suaranya tidak jernih.
lagu favorit selama nyetir adalah balada Dreamer, selain I Cry for You.

He's a dreamer
And he's fightin' for his life
He's tryin' to understand
He's a dreamer
But he wants to carry on
Yet I know he's a lonely man

6 Agustus 2011

catatan tambahan: ada satu kaset lagi yg mungkin jadi penghuni tetap Joyride: Rush Chronicles kaset 1
namun belakangan ini utk menghindarkan hilangnya kaset  :)  saya mulai memutar lagu2 berformat mp3

Let Me Entertain You

serasa memeriahkan ulang tahun saya :D, tanggal 28 Agustus 2013 kota Blora mengadakan karnaval memperingati 68 tahun kemerdekaan RI. Acara yg sempat terhenti tahun2 sebelumnya (karena barengan bulan puasa) diikuti sekolah, instansi dan umum se-Blora.Kegiatan ini cukup menarik para masyarakat yg rela berpanas-panas untuk menyaksikan keluarga, teman atau tetanga mereka yang tampil berwarna-warni di jalanan.


DUAS TANTUM REX ANXIUS OPTAT,
PANEM ET CIRCENSES.
"The people long eagerly for two things -
bread and circuses."

Juvenal
Roman rhetorician, satirical poet
(c. 60-140 A.D.)