Untuk ke-2 kalinya saya masuk institusi militer (dulu saat ikut prajab) dalam rangka kegiatan yang diadakan kantor wilayah saya. kali ini pak pimpinan menunjuk AKMIL Magelang untuk bisa menanamkan jiwa corsa yang merupakan trade mark anggota militer pada kami. Kami diwajibkan memotong rambut ukuran 321 (dahulu malah 210) dan diinapkan 1 hari di sana.
Sayangnya keinginan pak pimpinan kami bakal kandas, setidaknya tak mencapai sasaran :)
Selama di sana kebanyakan dari kami memperlihatkan sikap intoleran pada sesama peserta. Kebanyakan kami masih membawa kebiasaan sebagai "masyarakat sipil yang bebas & demokratis". Banyak peserta yang masih membiarkan rekan-rekan lain untuk bertoleransi kepada "keterbatasan" diri mereka untuk tidak mematuhi aturan yang sudah disepakati bersama.
Selama di sana kebanyakan dari kami memperlihatkan sikap intoleran pada sesama peserta. Kebanyakan kami masih membawa kebiasaan sebagai "masyarakat sipil yang bebas & demokratis". Banyak peserta yang masih membiarkan rekan-rekan lain untuk bertoleransi kepada "keterbatasan" diri mereka untuk tidak mematuhi aturan yang sudah disepakati bersama.
Banyak orang yang hanya mengartikan slogan jiwa corsa secara sempit. Bila dia dapat kesulitan hukum lalu minta tolong rekan se-institusi melepaskannya adalah jiwa corsa. kehabisan duit lalu minta tolong rekannya menanggung adalah jiwa corsa :)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar