Jumat, 16 Agustus 2013

Burning Bridges

Banyak yg menyayangkan saat Dream Theater menolak sang drumer sekaligus pendiri, Mike Portnoy, untuk kembali bekerja di Dream Theater. Saya katakan bekerja karena kala sebuah band mulai berdiri dan bertekad untuk profesional maka band tadi bisa disamakan dengan perusahaan atau badan hukum. perusahaan rekaman akan mengikat kontrak dengan band, bukan dengan pribadi2 dalam band tadi. setelah itu perusahaan rekaman akan meminta ada manajer yang akan mewakili band bila berhubungan bisnis, anggota band akan "digaji"  dan lain sebagainya.

Portnoy seperti kita ketahui dulu adalah personil Dream Theater paling banyak terlibat proyek musik dengan artis lain. Reputasinya sbg drumer yang kompeten (begitu istilah Dave Grohl dari Foo Fighters) membuat orang selalu tertarik dengan proyek yg dia ikuti. Dia adalah pendiri Liquid Tension Experiment bersama  John Petrucci,Jordan Rudess dan bassis legendaris Tony Levin. Dia juga pendiri Transatlantic, sebuah progressive rock "super-group" bersama keyboardis/vocalis Spock's Beard: Neal Morse,gitaris Flower Kings: Roine Stolt dan bassis Marillon: Pete Trewavas. Portnoy juga kut rekaman, tampil live dengan Avenged Sevenfold, Neal Morse, OSI, Hail!, Stone Sour, Fates Warning, Overkill dan G3. belum lagi kegiatan Portnoy membuat tribute band untuk The Beatles, Led Zeppelin, Rush, dan The Who. belum lagi perannya menyenangkan para pengemar DT dengan merelis  banyak Official Bootlegs  di websitenya.

Dengan seabreg kegiatan luarnya, walau dia selalu menyatakan bahwa DT adalah prioritas utamanya, jelas membuat dia kehabisan tenaga & kreativitas sehingga membuat dia ingin istirahat sejenak dari DT. sayangnya Portnoy lupa bahwa di dunia bisnis rekaman semua orang bisa digantikan. dan itulah yang dilakukan para anggota DT lainnya, memberi pilihan utk tetap sesuai jadwal band atau keluar. Pada 8 September 2010 Portnoy mengumumkan pengunduran dirinya dari DT. belakangan Avenged Seven Folds yg diharapkan jadi wadah kreativitas barunya menghentikan kerjasama. pada akhir 2010 Portnoy mengajukan penawaran utk kembali ke DT dan lewat pengacaranya (ingat perusahaan tadi?) DT menolak Portnoy utk kembali.

Ada dua hal  saya dapatkan dari akhir yang menyedihkan atasi peristiwa hengkangnya Mike Portnoy dari Dream Theater:
1. Jangan membuat keputusan bisnis dengan didasari emosi
2. Bila kamu membakar jembatan hari ini, kamu pasti akan menyesal karena tidak bisa menyeberang  di kemudian hari.
seperti yang ditulis Dave Eleffson di bukunya Making Music Your Business.

11 Maret 2012

Tidak ada komentar:

Posting Komentar