Di sisi lain banyak orang tua yg masih berat mengijinkan anaknya jadi artis, terutama bila sang anak pintar dan seni yg dia tekuni dianggap di lahan "kering". siapa yg bakal mengira mbak Soimah bisa tampil di jakarta dgn logat medok Jawa serta background sinden bukan penyanyi pop? Siapa yg akan mengira insinyur sehebat Brian May akan sukses jadi gitaris band kecil di tengah belantara grup semacam Led Zeppelin, Deep purple atau Beatles kala itu?
Tak semua orang harus jadi akuntan, notaris, dokter & profesi2 mapan lain. semua keahlian yg ditekuni akan memberi hasil, walau tak instan, di saatnya nanti. tentu saja dgn dibarengi banyak belajar dari berbagai pihak.
sebuah catatan utk mbak evi, salah satu teman saya, yg pandai menari & mungkin bisa mengembangkan potensinya di Institut Seni.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar