saya ingat dulu berharap bisa beli kaset Megadeth waktu pemerintah berencana menutup pintu bagi kaset-kaset tak berlisensi. Saya cuma senang namanya yang tampak keren walau sebenarnya saya tak tahu musik mereka seperti apa :D Kesempatan akhirnya datang setelah di era kaset berlisensi 2 kaset Megadeth awal yaitu Peace Sell but Who's Buying dan So Far so Good So What ... diproduksi di Indonesia. Terus terang musik Megadeth kala itu tak mudah bagi kuping saya menerimanya. lagu Anarchy in the UK ternyata lagu the Sex Pistols bukan ciptaan mereka. Sangat jauh berbeda dengan lagu-lagu Metallica. Barulah di era bergabungnya Marty Friedman (Rust in Peace) saya mulai perlahan-lahan menikmati lagu-lagu Megadeth.
Megadeth tak bisa lepas dari nama Dave Mustaine dan Dave Ellefson, Walau pernah diganti sementara oleh James LoMenzo (ex White Lion) karena masalah tertentu, namun duet ini masih tetap awet saat ini. Saat Mustaine membubarkan Megadeth secara sepihak tahun 2002 saya pernah berharap Ellefson bisa bergabung dengan Metallica menggantikan Jason Newsted. Tahun 2004 tiba2 Mustaine bisa kembali memulihkan kemampuan tangannya dalam bergitar dan awalnya berniat meluncurkan solo album. Sayangnya album itu kemudian menjadi album Megadeth berikutnya: the System has Failed dan tanpa melibatkan Ellefson. Sempat terjadi saling menuntut dari kedua Dave tadi tentang masalah royalty pemkaian nama Megadeth walau tak pernah ada titik temu. Baru tahun 2010 duet Dave tadi kembali bersatu.
Megadeth tak bisa lepas dari nama Dave Mustaine dan Dave Ellefson, Walau pernah diganti sementara oleh James LoMenzo (ex White Lion) karena masalah tertentu, namun duet ini masih tetap awet saat ini. Saat Mustaine membubarkan Megadeth secara sepihak tahun 2002 saya pernah berharap Ellefson bisa bergabung dengan Metallica menggantikan Jason Newsted. Tahun 2004 tiba2 Mustaine bisa kembali memulihkan kemampuan tangannya dalam bergitar dan awalnya berniat meluncurkan solo album. Sayangnya album itu kemudian menjadi album Megadeth berikutnya: the System has Failed dan tanpa melibatkan Ellefson. Sempat terjadi saling menuntut dari kedua Dave tadi tentang masalah royalty pemkaian nama Megadeth walau tak pernah ada titik temu. Baru tahun 2010 duet Dave tadi kembali bersatu.
Berbeda dengan Mustaine yang pemberang dan tampak arogan si Ellefson tak pernah banyak diulas oleh media massa namun sebenarnya dia adalah penggerak Megadeth dari dalam. Jiwa manajernya sdh tampak dari muda dan pengalamannya tadi drangkum dalam buku Making Music Your Business: A Guide for Young Musicians tentang seluk beluk menjadi musisi profesional, lengkap dgn contoh surat kontrak, rider dan semacamnya. di Indonesia terjemahannya diterbitkan oleh Gramedia, buku yang bagus walau sayang tak dicetak ulang. versi awalnya malah sdh diobral seharga Rp. 7500,00.
Tahun 2013 Dave menulis lagi buku berjudul My Life with Deth, kali ini ttg masa lalunya yang kelam bergelut dengan obat bius dan masa pencerahannya dengan mendalami agama kembali. sepertinya sih Mustaine yang mengajak menyalahgunakan obat bius tadi,
“Metal is a very unified tribe, I think because it represents who we are as people, we’re never going to let it stray too far. But at the same time, metal needs to innovate, create, and come up with some new stuff. There’s always this ongoing battle of the newer versions of metal versus the old school. I get it because I’m a big fan of old school stuff that I listened to growing up, yet as a musician and a songwriter, I’m always intrigued when someone does something new. We have to evolve and create, so I think its a little bit of both you know" (Screamer Magazine tanggal 27 Agustus 2013)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar